Content feed Comments Feed
Tampilkan postingan dengan label Tips and Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips and Trik. Tampilkan semua postingan

Let's Talk about Proverbs

Posted by admin-ngenglishyuk Rabu, 13 April 2011

let's talk about #proverbs

A hungry man is an angry man = A person who doesn't get what he needs is a frustrated person and will be easily provoked to rage #proverbs

First come, first served = The first in line will be attended to first #proverbs

A burnt child dreads fire = A bad experience or a horrifying incident may scar one's attitude or thinking for a lifetime #proverbs

Where there's a will there's a way = When a person really wants to do something, he will find a way of doing it #proverbs

Between the devil and the deep sea = To choose between two equally bad alternatives in a serious dilemma #proverbs

English Tips for Beginners

Posted by admin-ngenglishyuk Senin, 11 April 2011

English tips for #beginners

1] Babies learn their language slowly. First they learn to listen, then talk, later can read and write. #tips #english

2] So, Listen to English every day ! U can Listen to English radio, watch English speaking TV. #tips #english

3] Make an English-speaking community/friend to make up conversations and practise dialogues. #tips #english

4] Read English stories. Start with children’s storybooks,then advertisements, signs and labels then books #tips #english

5] Write down new words and make example sentences. Always use an English-English dictionary first. #tips #english

6] Keep an English diary Start with one sentence about What did you do today? How do you feel? #tips #english

7] Visit an English speaking country to learn English more quickly. Stay with an English family & hear native speakers talk. #tips #english

Mengatasi Trauma Berbahasa Inggris

Posted by admin-ngenglishyuk Senin, 21 Maret 2011

Mengatasi Trauma Berbahasa Inggris
Oleh : Condra Antoni
Dosen Bahasa Inggris FT Teknik UMRAH/Politeknik Batam, Koordinator Polybatam Language Centre.


Trauma berasal dari kata Yunani "traumatos" yang berarti luka dari sumber luar. Pada dasarnya trauma adalah luka emosi, rohani dan fisik yang disebabkan oleh keadaan yang mengancam diri kita. Trauma adalah luka batin yang tersimpan sehingga berpotensi menggerogoti seluruh diri kita.


Tidak bisa dipungkiri bahwa belajar bahasa Inggris berpotensi menimbulkan trauma dalam artian takut atau was-was untuk practice. Tanpa bermaksud berprasangka, trauma ini disebabkan oleh masa lalu pembelajaran bahasa yang setiap hari berhadapan dengan guru yang berkiblat "to be-isme". Di sini guru justru berperan sebagai pengabar ideologi tentang grammar correctness yang tidak bisa ditawar dalam berbahasa Inggris. Guru cenderung berperan sebagai hakim agung yang setiap saat siap sedia menghukum muridnya dengan aturan-aturan kaku manakala murid tersebut mencoba berekspresi atau berujar dalam bahasa Inggris dengan grammar yang tidak tepat. Murid kemudian di cekoki dengan to be yang berpengaruh pada imej bahwa bahasa Inggris itu sulit dipelajari, dipahami, dan dikuasai.

Sebagai orang Indonesia yang rata-rata mengawali pembelajaran bahasa Inggris ketika SMP, maka berhadapan langsung dengan to be seringkali merupakan suatu ketakutan. Bagaimana tidak, ketika kita sebagai pemilik sah bahasa ibu (mother's tongue) bukan bahasa Inggris, saat berhadapan pertama kali dengan bahasa Inggris itu sendiri pada waktu pertama kali, yang disuguhkan adalah hamparan peraturan berbahasa.

Barangkali hari ini masih banyak ditemukan guru yang menerapkan pola yang sama; mengutamakan grammar dibanding memotivasi siswa untuk menggunakan bahasa inggris itu sendiri. Hari T. Kisdi mengistilahkan pembelajaran seperti ini dengan knowledge oriented. Kita disuguhkan pengetahuan tentang bagaimana cara berbahasa, alih-alih skill oriented yang berupa keterampilan berbahasa.

Bisa kita bayangkan dan rasakan bagaimana suasana yang kita hadapi dan dapati ketika kita belajar bahasa Inggris untuk tahap awal, kita diharuskan memiliki pengetahuan berbahasa. Kita diharuskan memahami grammar dalam artian pola-pola formal dan terbatas yang digunakan dalam berujar bahasa Inggris. Bahasa Inggris, lanjut Hari T. Kisdi adalah sebuah keterampilan (skill). Ia merupakan suatu pembelajaran untuk memakai bukan mengetahui.

Akibat trauma berbahasa di masa lalu, maka ketika mereka belajar bahasa inggris di usia dewasa, mereka mengalami kesulitan. Banyak kasus ditemukan bahwa pembelajar bahasa Inggris dewasa pada batasan-batasan tertentu, bisa memahami orang lain yang berbicara bahasa Inggris. Tapi ketika diminta merespon, mereka mengalami kesulitan. Justru persoalannya bukan karena mereka tidak tahu jawabannya, tapi mereka takut salah dalam meresponnya.

Di kelas-kelas bahasa Inggris yang pernah saya tangani, model pembelajar seperti ini biasanya memilih menjawab dengan bahasa Indonesia, padahal saya bertanya dalam bahasa Inggris. Ini membuktikan bahwa mereka mengerti tentang apa yang saya katakan dalam bahasa Inggris, tetapi mereka kesulitan untuk meresponnya dalam bahasa Inggris. Pada situasi tertentu, mereka justru memilih diam atau mengatakan "no comment".
Ini adalah bentuk trauma yang dialami oleh pembelajar bahasa Inggris di usia dewasa, yang dipicu oleh "to be oriented" di usia sekolah. Trauma ini seyogyanya bisa diatasi dengan mengubah paradigma pembelajarnya. Paradigma ini bisa dirubah dengan cara memahami fungsi bahasa sebagai alat komunikasi.

Ketika pembelajar yang mengalami trauma tersebut memahamai konsep ini, maka mereka lantas akan menyadari bahwa bahasa Inggris (sebagaimana bahasa-bahasa lain) adalah sebuah alat untuk bisa saling berkomunikasi dan saling memahami satu sama lain, alih-alih show off tentang tatabahasa antara satu dengan yang lain.

Dalam berbahasa Inggris misalnya, orang yang menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi (English speaking people) ketika berkomunikasi dengan orang yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris (non-native speaker) cenderung lebih pada keinginan untuk memahami apa yang dikatakan lawan bicaranya, alih-alih berupaya memperbaiki English grammar nya.

Contoh sederhana ini meniscayakan bahwa tobe-isme bukanlah syarat mutlak yang mesti dianut dalam berbahasa Inggris. Metode to be oriented yang diaplikasikan oleh guru-guru di tingkat sekolah menengah terutama, ternyata dalam prakteknya justru menyulitkan para pembelajar bahasa Inggris tersebut. Lebih jauh, pengajar bahasa inggris menciptakan trauma berbahasa Inggris ketimbang mendorong (encourage) para pembelajar untuk berbahasa Inggris.

(Pernah dimuat di Batam Pos, Sabtu, 16 Pebruari 2008)

Cara membuat Business Letter

Posted by admin-ngenglishyuk Kamis, 17 Februari 2011

Surat2 di dunia bisnis (singkatnya: Business Letter) perlu disusun dengan baik dan jelas maksudnya. Hal ini dengan tujuan supaya si pengirim dan penerima sama2 memahami maksudnya dan saling menghormati. Jika tidak tepat tata bahasanya, rancu, bahkan menggunakan kata2 yang tidak tepat, malah bisa mengundang tawa. Tentu reputasi perusahaan yang akan dipertaruhkan.

Struktur Business Letter terbagi sebagai berikut:

Salam Pembuka (Start)
- Dear HR Manager, (misalnya mau melamar pekerjaan)
- Dear Sir or Madam: (gunakan jika anda tidak tau gender penerima sehingga netral)
- Dear Bill: (penggunaan nama panggilan, biasanya karena itu teman dekat ato rekan bisnis yang telah lama dikenal)
- Dear Dr/Mr/Mrs/Miss atau Ms Smith: (penggunaan gelar panggilan digunakan jika anda benar2 tau kepada siapa dialamatkan. Gunakan Miss untuk wanita kecuali mereka meminta Mrs. Baca Bedanya Miss, Mrs dan Ms)


Referensi (The Reference)
Karena setiap hari perusahaan menerima ratusan surat ato email. Sehingga penting untuk mengingatkan referensi ini dari si penerima kepada si pengirim tentang topik yang akan dibicarakan.
Contoh:
- With reference to your advertisement in the Jakarat Post, 23rd March 2010
- As per your letter of 2nd August
- As we discussed on phone today,
- Thank you for your letter of March 5 th .

Tujuan menulis (The Reason for Writing)
Juga apa tujuan pengirim menulis surat. Apakah meminta penawaran, konfirmasi ato menjawab surat sebelumnya.
Contoh:
- I am writing to:
- inquire about
- apologize for
- I can confirm that ...

Meminta (Requesting)
Salah satu tujuan menulis surat adalah meminta penerima melakukan sesuatu.
- Could you possibly?
- Would it be possible to send requested items before June?
- I would be grateful if you could send the quotation by today since holiday in here for tomorrow.

Persetujuan (Agreeing to Requests)

-I would be delighted to give you a discount.

Bisa juga Berita Buruk (Giving Bad News)

-Unfortunately, we can not ship the items next week due to bad weather.
-I am afraid that would change the delivery date on site.

Menyampaikan dokumen (Enclosing Documents)

-I am enclosing
-Please find enclosed
-Enclosed you will find


Kalimat penutup (Closing Remarks)

- Thank you for your help. Please contact us again if:
- We can help in any way.
- There are any problems.
- You have any questions.

Reference to Future Contact
Sebenarnya ini mengharapkan si penerima merespon dalam waktu tertentu. Adalah hak pengirim untuk memberikan tenggat respon, walaupun adalah hak penerima juga menerima atau menolak karena alasan2 tertentu terkait internal perusahaan.
- I look forward to ...
- Hearing from you soon.
- Meeting you next Tuesday.
- Seeing you next Thursday.

Salam penutup (Finish)

-Yours faithfully, (Jika anda tidak tau nama orang yang dituju)
-Yours sincerely, (Jika anda tau nama orang yang dituju)
-Best wishes,
-Best regards, (Jika seseorang tersebut adalah rekan bisnis yang lama dikenal ato teman lama)

English Tips #8 - Being Understood

Posted by admin-ngenglishyuk Senin, 17 Januari 2011

Being Understood




If you're struggling to get someone to understand you, try the tips below:
  1. Speak more slowly (not louder!)
  2. Keep it simple. Use words that are most common. For example, if you want to say cat, don't use the word feline.
  3. Keep it simple. Use basic sentence structures (subject/verb/object).
  4. Don't worry about pronouns, instead use the names of people you are talking about.
  5. Use a lot of hand gestures. "Do you mean up?" Raise up your hands to help the person understand the word.
  6. Use sound effects. You may feel silly, but if you are trying to tell someone that something exploded, using the sound "Ka Boom!" will get your point across!
source: Being Understood

English Tips #7 - Learn to Learn

Posted by admin-ngenglishyuk Jumat, 14 Januari 2011

Learn to Learn



You never finish learning, nor do you ever finish learning how to learn.

* Think and work independently don't depend solely on your teacher or trainer.
* Develop a love of learning.
* Have a vision that motivates you.
* Participate in any related activities.
* Help others to learn.
* Learn from your mistakes and failures.
* Keep a sense of humour.
* Don't give up!

You can learn what kind of learner you are here!

source: Learn to Learn

English Tips #6 - Learn From Your Mistakes

Posted by admin-ngenglishyuk Kamis, 13 Januari 2011

Learn From Your Mistakes

We all make mistakes, so we need to learn to accept them as a fact of life. Making a genuine mistake does not make you any less of a person.

If anyone gives you an unnecessarily stressful time about making a mistake, remember they will have made just as many mistakes as you, if not more. The question 'May I congratulate you on never having made a mistake in your life?' is a useful answer here (just not to your teacher)!

Never making a mistake means never living life to the full.

More useful lessons are learnt from mistakes than from successes.

Children learn to walk because they get up when they fall, not because they stay down.

Repeat each morning that to risk failure is to court success.

English Tips #5 - Reflect on What You Are Learning

Posted by admin-ngenglishyuk Rabu, 12 Januari 2011

Reflect on What You Are Learning

Try to recall what you have learnt as you are taking a class as well as afterwards. Try different ways of studying the material. Think about applying these new concepts to your work situation. From time to time, review the classes you have completed as a refresher. Do some of the exercises you did a few months ago, and see if you've improved your score.

source: Reflect on What You Are Learning

English Tips #4 - Talk to Yourself

Posted by admin-ngenglishyuk Selasa, 11 Januari 2011

Talk to Yourself


Talking to yourself is no longer the first sign of madness - it's the first sign of excellence.

"Self-talk" can help you to become more fluent. And the great thing is - you can do it anywhere: in the bath, in the car, while you're taking the dog for a walk.

Try to put a regular time aside every day when you can talk to yourself in English. Talk about what you did yesterday, what you are doing, about interesting things which have happened to you and the things you're planning to do in the future.

source: Talk to Yourself

English Tips #3 - Take Responsibility

Posted by admin-ngenglishyuk Senin, 10 Januari 2011

Take Responsibility



It's easy to expect your teacher to teach you English, but that's not how language acquisition works. The teacher is there to present English to you, but you have to learn it.

After all, you wouldn't expect a waiter to eat your dinner for you, or a barman to drink your beer for you.

I was always very clear with my students. In the first lesson I would tell them I wasn't there to teach them English, I was there to help them learn it. There is a difference. So, once you've been presented with new English words or vocabulary, it's up to you to use it, review it, even play with it. It's the only way you'll get it to stick in your brain and start to make sense.

source: Take Responsibility

English Tips #2 - Practice Makes Perfect

Posted by admin-ngenglishyuk Sabtu, 08 Januari 2011

English Tips #2 - Practice Makes Perfect

  • OK - so you've started. Now what?
  • Now you have to practise - a lot.
  • Have you ever worked out how many years it took you to gain your current level in your native language?
  • Don't forget you had exposure to that language 24 hours a day seven days a week. Now work out how many hours that was.
  • So, if you think you can learn all the English you need in an hour and a half a week - think again. Don't get me wrong, it's fine if you only want to learn certain phrases for travelling or fun: "Two beers please", or "Hello my name is ...", but if you want to become truly proficient, you've got a long way to go.
  • You can do a lot by yourself, you can rehearse conversations and explanations you might need to use in real life, but then you have to get out into that real life. Luckily with the internet you can do a lot online. Find a friendly native speaker who would like to learn your language, or learn about your culture, if you can't do that you can do a lot by finding a language buddy, someone who is learning English and is on a similar level to you. Finding someone who is better than you certainly helps, and once you are more proficient find someone who needs your help too.
Just remember, English is a living language, you need to live it.

English Tips #1 - Start

Posted by admin-ngenglishyuk Jumat, 07 Januari 2011

  • If you don't start, you'll never finish.
  • The longer you put it off, the more likely you are to give up. So start. Now.
  • Find an English class.
  • Find some English learning software or books.
  • Join an English learning forum.
  • Begin learning the English alphabet (ABC) and numbers (123).
  • Learn the vocabulary for your hobbies or interests.
  • Do something. Do anything.
  • Once you've started - don't stop.

What Kind of Learners Are You?

Posted by admin-ngenglishyuk Kamis, 06 Januari 2011

What Kind of Learners Are You?

The Visual Learner

  • Do you need to see your teacher during lessons in order to fully understand the content of a lesson?
  • Do you prefer to sit at the front of the classroom to avoid visual obstructions (e.g. people's heads)?
  • Do you think in pictures and learn best from visual displays including: diagrams, illustrated text books, overhead transparencies, videos, flipcharts and hand-outs?
  • During a lecture or classroom discussion, do you prefer to take detailed notes to absorb the information?
Learning Tip - you may benefit from taking part in traditional English lessons, but maybe private lessons would be better.

The Auditory Learner

  • Do you learn best through verbal lectures, discussions, talking things through and listening to what others have to say?
  • Do you interpret the underlying meanings of speech through listening to tone of voice, pitch, speed and other nuances?
  • Does written information have little meaning until you hear it?
Quote:
Learning Tip - you may benefit from listening to the radio or listening to text as you read it. You could try reading text aloud and using a tape recorder to play it back to yourself.

The Tactile / Kinesthetic Learner

  • Do you learn best through a hands-on approach, actively exploring the physical world around you?
  • Do you find it hard to sit still for long periods?
  • Do you become distracted easily?
Quote:
Learning Tip - you may benefit from taking an active part in role plays or drama activities.


source: What Kind of Learners Are You?

How To Improve Your English Skills

Posted by admin-ngenglishyuk Rabu, 05 Januari 2011

How To Improve Your English Skills

My most important piece of advice is: "Do something (anything). If you don't do anything, you won't get anywhere. Make it your hobby, not a chore, but above all have fun!"
Don't be in too much of a hurry. You're setting off on a long journey and there'll be delays and frustrations along the way. Sometimes you'll be in the fast lane and other times you'll be stuck in traffic, but there will also be lots of interesting things and interesting people along the way. Take your time to really enjoy the experience.There are many ways to improve your level of English, but only you can find the right way for you.
Here are a few tips that might help:

Improve Your Learning Skills

Learning is a skill and it can be improved. Your path to learning effectively is through knowing:
* yourself
* your capacity to learn
* processes you have successfully used in the past
* your interest, and knowledge of what you wish to learn

Motivate yourself

If you are not motivated to learn English you will become frustrated and give up. Ask yourself the following questions, and be honest:
* Why do you need to learn/improve English?
* Where will you need to use English?
* What skills do you need to learn/improve? (Reading/Writing/Listening/Speaking)
* How soon do you need to see results?
* How much time can you afford to devote to learning English.
* How much money can you afford to devote to learning English.
* Do you have a plan or learning strategy?

Set yourself achievable goals

You know how much time you can dedicate to learning English, but a short time each day will produce better, longer-term results than a full day on the weekend and then nothing for two weeks.

Joining a short intensive course could produce better results than joining a course that takes place once a week for six months.

Here are some goals you could set yourself:
* Join an English course (and attend regularly).
* Do your homework.
* Read a book a month.
* Learn a new word every day.
* Visit an English speaking forum every day.
* Read a news article on the net every day.
* Do 10 minutes listening practice every day.
* Watch an English film at least once a month.
* Follow a soap, comedy or radio or TV drama.

A good way to meet your goals is to establish a system of rewards and punishments.

Decide on a reward you will give yourself for fulfilling your goals for a month.
* A bottle of your favourite drink
* A meal out / or a nice meal at home
* A new outfit
* A manicure or massage

Understanding how you learn best may also help you.

There are different ways to learn. Find out what kind of learner you are in order to better understand how to learn more effectively.

Other English Learning Tips

Travel to an English speaking country and take an English speaking tour or activity holiday.

Spend your time on things that interest you. If you like cooking then buy an English-language cookbook or find recipes on the net and practise following the recipes. You'll soon know if you have made a mistake!

Keep something English on you (book, newspaper or magazine, CD or cassette, set of flashcards) all day and every day, you never know when you might have 5 spare minutes.

If you are too tired to actively practice just relax and listen to an English pop song or talk radio station.

source: Tips To Improve Your English

"5 Kesalahan Terbesar Dalam Belajar Bahasa Inggris"

Posted by admin-ngenglishyuk Sabtu, 18 Desember 2010

"5 Kesalahan Terbesar Dalam Belajar Bahasa Inggris"

Merasa kesulitan dalam belajar bahasa Inggris? Jika pengen gampang, ketahui dulu apa kesalahan2 umum yang biasa dilakukan. Juga apa perbaikan apa yang bisa dilakukan supaya bisa belajar dengan mudah dan tepat sasaran.Simak 5 kesalahan terbesar dalam belajar Bahasa Inggris.

1. Fokus Pada Grammar (Tata Bahasa) Saja
Ini adalah kesalahan paling umum. Riset menunjukkan bahwa fokus pada tata bahasa malah merusak kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris. Karena tata bahasanya begitu rumit untuk dihapalkan. Ada 18 tenses dalam bahasa Inggris, dan sangat membingungkan kapan membedakan penggunaan antara satu dan yang lain. Padahal, percakapan harian sangat cepat. Anda harus merespon dengan cepat. Waktu anda terlalu singkat untuk mengingat, memilah ratusan hingga ribuan aturan grammar, untuk kemudian menggunakannya. Terlalu lama memikirkan grammar, terlihat seperti orang bloon.Yang bisa anda lakukan adalah belajar secara perlahan seperti anak-anak. Anak orang Inggris juga tidak dikenalkan grammar pada awal belajar. Yang dilakukan adalah belajar secara perlahan dengan learning by doing. Mereka mendengar dari lingkungan sekitar, mempraktekkannya, dan berani menerima koreksi. Dengan begitu, otak mereka selalu belajar secara perlahan.

2. Mencoba untuk selalu sempurna
Pengajar dan siswanya sering fokus pada kesalahan2. Mengkhawatirkan kesalahan. Mencari kesalahan dan menghindarinya. Selalu mencoba berbicara secara sempurna. Padahal, tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali Allah SWT. Pembicara asli saja melakukan kesalahan, apalagi kita yang mempelajarinya sebagai bahasa kedua.
Daripada fokus pada kesempurnaan, mendingan fokus pada penyampaian ide, pendapat dan keinginan supaya mudah dipahami. Ubah tujuan anda dari "sempurna" menjadi "mudah dipahami". Fokus pada komunikasi adalah pikiran positif yang akan mengurangi tingkat kesalahan anda dari waktu ke waktu.

3. Belajar Hanya Dari Buku Ajar (Text Book)
Sangat disayangkan para pelajar hanya mempelajari bahasa ini di sekolah saja dan melalui buku ajar saja. Padahal, banyak dari native speaker (pembicara asli) tidak menggunakan bahasa2 baku dalam buku teks. Begitu juga situasi2 dalam buku teks juga terbatas untuk dipraktekkan dalam kondisi sebenarnya.

Ketika berkomunikasi pada teman sekantor, keluarga dan teman, para pembicara asli menggunakan bahasa informal, phrasal verbs dan bercampur prokem (ato bahasa gaul / slang). Bukankah kita juga begitu ketika berbicara dgn bahasa Indonesia?
Jadi, belajar lah mengenal bahasa komunikasi yang dipakai sehari2 daripada terpaku pada buku teks. Buku teks bisa dijadikan pendamping belajar.

3. Memaksa/Terpaksa Berbicara
Para guru dan siswa yang belajar bahasa Inggris mencoba untuk berbicara walaupun siswanya masih belum siap. Hasilnya adalah kebanyakan siswa tersebut berbicara bahasa Inggris dengan sangat perlahan dan tidak percaya diri. Tentu saja, tidak fasih (fluent).
Harusnya banyak2 mendengar dan membiasakan. Ketika anda sudah terbiasa mendengar, maka kepercayaan anda akan meningkat dan ada referensi bagaimana mengucapkan sebuah kalimat ato mengutarakan keinginan/pendapat. Saat itulah anda bisa mulai berbicara.

5. Bergantung pada Sekolah
Para siswa benar2 menggantungkan pengembangan kemampuannya pada sekolah. Mereka berpikir guru dan sekolah adalah penentu kesuksesan mereka. Ini tidak benar. Tentu saja, anda adalah penentu kesuksessan anda sendiri. Anda lah yang bertanggung jawab pada pengembangan kemampuan berbahasa anda sendiri.

Yang bisa anda lakukan adalah menemukan cara dan materi yang tepat bagi anda sendiri. Anda yang tau apa yang anda butuhkan. Belajar mendengar dan membaca berita dan artikel akan meningkatkan kemampuan anda. Anda harus berpikiran positif bahwa anda bisa dan selalu bersemangat. Tentu saja, jika anda punya guru yang baik akan lebih memudahkan anda.

Setelah anda tahu apa kesalahan2 umum yang biasa dilakukan, harapannya anda bisa menghindarinya. Mengkoreksi cara berpikir dan belajar lebih baik lagi. Mudah2an cara ini bisa lebih efektif dan anda bisa menikmati ini. Sehingga, kemampuan berbicara dan mendengar jadi lebih baik. Siapa bilang bahasa Inggris itu susah?

Artikel ini disadur (dengan modifikasi) dari http://learnrealenglish.com/ACC-Site/ dan pernah dimuat di yahoo news.

Kuasai Kosakata atau Tense Dulu?

Posted by admin-ngenglishyuk Kamis, 18 November 2010

Menurut kalian, pemula harus menguasai kosakata atau tense (lebih dulu)? Hormat Saya

Kemaren dapat email yang bunyinya seperti di atas. Kata2 dalam kurung adalah tambahan saya sendiri, sesuai pemahaman saya.

Menurut saya, dalam bahasa Inggris, DUA-DUANYA wajib dikuasai dengan alasan sebagai berikut:

KOSAKATA ato VOCABULARIES.
Bahasa apapun, Inggris, Indonesia atau Jawa, perbendaharaan kata (kosakata) juga penting karena itu bahan dari bahasa. Jika ditinjau secara sempit, jika bahasa adalah untaian kalimat, bukankah kalimat disusun dari kata-kata. Jika tidak ada kata2, maka tidak ada kalimat dan juga bahasa. Jadi bagaimana kita memahami sesuatu? Bagaimana kita berkomunikasi? Anak saya yang berumur 4 tahun, kosakatanya sangat terbatas. Sehingga bikin kalimat juga terbatas. Saya dan dia jadi suka stress karena komunikasinya ga nyambung. Dia maunya gini, saya nangkepnya begitu dan sebaliknya.

Lain halnya kalo kita berkomunikasi dengan orang dewasa yang kosakatanya lebih banyak. Jadi gampang nyambung kan? Orang yang suka membaca dan menulis, cenderung kosakatanya lebih banyak dari yang tidak pernah. Seorang mahasiswa secara umum menguasai lebih dari 2000 kata dibanding seorang siswa menengah yang cuma 1500an. Bukankah orang yg kosakatanya banyak terkesan cerdas?

TENSES alias KONSEP WAKTU
Tenses adalah salah satu 'sendi' tata bahasa inggris. Kayaknya ini momok tiap orang dalam belajar bahasa inggris deh. Konsep tenses tidak dikenal dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, teks kalimat tidak berubah menurut konteks waktu. Beda dengan bahasa Inggris yang bisa berubah verbnya serta 'to be'-nya. Belum lagi kalo uda dicampur dengan kalimat pasif.... wah... bisa tambah tegang lagi. Aturannya jadi tambah banyak. :D

Dalam bidang hukum, salah tenses bisa berakibat fatal. Contohnya (yaa... agak lebay dikit lah), menyiapkan dakwaan pake future tense. Hakim tanpa ragu2 langsung membebaskan tersangka dong. Kan belum terjadi peristiwanya. Sedangkan dalam percakapan harian, salah tenses mungkin masih bisa excuse.

Total ada 16 jenis tenses. Saya sendiri cuma hapal dua macam, present tense dan past tense aja. hehehe...


Kalo anda bertanya, mana yang diprioritaskan jika ingin belajar, maka jawabannya saya kosakata. Film2 kartun anak2 di Disney Channel (contoh Word World, dan banyak yang lain), lebih suka ngebahas perbendaharaan kata daripada grammar (tata bahasa). Yang penting anak punya bahan buat bicara, setelah itu diarahkan ke aturan bahasa yang bener. Tentu tidak asik, jika baru mau bicara sudah kena aturan ini dan itu... Anda yang dewasa aja ga suka diatur2, apalagi anak kecil. Perbanyak kosakata dengan menghapal, ato membaca sambil pegang dictionary. Lebih OK jika berbicara juga.
Pendek kata, karena itu aturan yang punya bahasa, maka kita harus ikutin.

The Only 12.5 Writing Rules You'll Ever Need

Posted by admin-ngenglishyuk Minggu, 17 Oktober 2010


  1. If you write everyday, you get better at writing everyday.
  2. If it's boring you, it's boring to your reader.
  3. Get a writing routine, and stick with it.
  4. Poetry does NOT have to rhyme
  5. Resist stereotypes, in real life and your writing.
  6. Writers read. Writers read A LOT. Writers read all the time.
  7. Make list of your favorite words, books, places and things.
  8. There doesn't always have to be a moral to the story.
  9. Always bring your notebook. Always bring a spare pen.
  10. Go for walks. Dance. Pull weeds. Do the dishes. Write about it.
  11. Don't settle on just one style. Try something new !
  12. Learn to tell both sides of the story.
  13. Stop looking at this post. START WRITING !

Self Assessment Kemampuan Berbahasa Inggris

Posted by admin-ngenglishyuk Selasa, 23 Februari 2010

Para pelajar bahasa Inggris (maksudnya sedang belajar bahasa gitu..) sering merasa kurang. Kurang di bagian apa? Semuanya… Oh, Dear. You’re in deep trouble. Hehehe… Harusnya ada strong point dan weak point yang bisa anda telusuri. Tes bahasa terbagi atas 4 kemampuan dasar berbahasa. Listening, writing, reading dan speaking skill yang semuanya harus baik dan benar secara tata bahasa (grammar) dan harus punya kosakata yang kaya (vocabulary). International TOEFL harganya cukup mahal. Sedangkan institusional TOEFL pun kadang2 tidak terjangkau oleh sebagian orang dan masih dianggap ga penting. Padahal dengan menyadari potensi kemampuan bahasa tersebut, kita bisa memperkuat kemampuan kita yang lemah. Kita menjadi fokus dan menghindari bertindak sembarangan yang malah menghabiskan waktu dan energi.


Tahukah anda bahwa sebenarnya bisa melakukan self-assessment kemampuan bahasa. Karena namanya self-assessment, tentu saja ini penilaian diri sendiri secara mandiri. Boleh juga meminta bantuan orang lain untuk menilai. Hanya saja, kejujuran tetap dijunjung tinggi. Over confidence akan membuat anda kesulitan. Under confidence? Ibarat pisau bermata dua. Pengennya aman tapi bisa juga malah bikin buntung karena kemampuan dianggap kurang. Saya berharap sehabis anda menyelesaikan self-assessment ini bisa memperbaiki kekurangannya. Sehingga kemampuannya hampir sama dan tidak timpang antara satu dengan lainnya.

Skala penilaian ini saya temukan dalam Europass Application Form, Common European Framework of Reference for Languages. Anda baca saja deskripsi level kemampuan dan tuliskan kode2nya.

UNDERSTANDING
Listening
A 1: I can understand familiar words and very basic phrases concerning myself, my family and immediate surroundings when people speak slowly and clearly.
A 2: I can understand phrases and the highest frequency vocabulary related to areas of most immediate personal relevance (e.g. very basic personal and family information, shopping, local area, employment). I can catch the main points in short, clear, simple messages and announcements.
B 1: I can understand the main points of clear standard speech on familiar matters regularly encountered in work, school, leisure, etc. I can understand the main points of many radio or TV programmes on current affairs or topics of personal or professional interest when the delivery is relatively slow and clear.
B 2: I can understand extended speech and lectures and follow even complex lines of argument provided the topic is reasonably familiar. I can understand most TV news and current affairs programmes. I can understand the majority of films in standard dialect.
C 1: I can understand extended speech even when it is not clearly structured and when relationships are only implied and not signalled explicitly. I can understand television programmes and films without too much effort.
C 2: I have no difficulty in understanding any kind of spoken language, whether live or broadcast, even when delivered at fast native speed, provided I have some time to get familiar with the accent.

Reading
A 1: I can understand familiar names, words and very simple sentences, for example on notices and posters or in catalogues.
A 2: I can read very short, simple texts. I can find specific, predictable information in simple everyday material such as advertisements, prospectuses, menus and timetables and I can understand short simple personal letters.
B 1: I can understand texts that consist mainly of high frequency everyday or job-related language. I can understand the description of events, feelings and wishes in personal letters.
B 2: I can read articles and reports concerned with contemporary problems in which the writers adopt particular attitudes or viewpoints. I can understand contemporary literary prose.
C 1: I can understand long and complex factual and literary texts, appreciating distinctions of style. I can
understand specialised articles and longer technical instructions, even when they do not relate to my field.
C 2: I can read with ease virtually all forms of the written language, including abstract, structurally or linguistically complex texts such as manuals, specialised articles and literary works.

SPEAKING
Spoken interaction
A 1: I can interact in a simple way provided the other person is prepared to repeat or rephrase things at a slower rate of speech and help me formulate what I'm trying to say. I can ask and answer simple questions in areas of immediate need or on very familiar topics.
A 2: I can communicate in simple and routine tasks requiring a simple and direct exchange of information on familiar topics and activities. I can handle very short social exchanges, even though I can't usually understand enough to keep the conversation going myself.
B 1: I can deal with most situations likely to arise whilst travelling in an area where the language is spoken. I can enter unprepared into conversation on topics that are familiar, of personal interest or pertinent to everyday life (e.g. family, hobbies, work, travel and current events).
B 2: I can interact with a degree of fluency and spontaneity that makes regular interaction with native speakers
quite possible. I can take an active part in discussion in familiar contexts, accounting for and sustaining my views.
C 1: I can express myself fluently and spontaneously without much obvious searching for expressions. I can use language flexibly and effectively for social and professional purposes. I can formulate ideas and opinions with precision and relate my contribution skilfully to those of other speakers.
C 2: I can take part effortlessly in any conversation or discussion and have a good familiarity with idiomatic expressions and colloquialisms. I can express myself fluently and convey finer shades of meaning precisely. If I do have a problem I can backtrack and restructure around the difficulty so smoothly that other people are hardly aware of it.

Spoken production
A 1: I can use simple phrases and sentences to describe where I live and people I know.
A 2: I can use a series of phrases and sentences to describe, in simple terms, my family and other people, living conditions, my educational background and my present or most recent job.
B 1: I can connect phrases in a simple way in order to describe experiences and events, my dreams, hopes and ambitions. I can briefly give reasons and explanations for opinions and plans. I can narrate a story or relate the plot of a book or film and describe my reactions.
B 2: I can present clear, detailed descriptions on a wide range of subjects related to my field of interest. I can explain a viewpoint on a topical issue giving the advantages and disadvantages of various options.
C 1: I can present clear, detailed descriptions of complex subjects integrating sub-themes, developing particular points and rounding off with an appropriate conclusion.
C 2: I can present a clear, smoothly-flowing description or argument in a style appropriate to the context and with an effective logical structure which helps the recipient to notice and remember significant points.


WRITING
A 1: I can write a short, simple postcard, for example sending holiday greetings. I can fill in forms with personal details, for example entering my name, nationality and address on a hotel registration form.
A 2: I can write short, simple notes and messages. I can write a very simple personal letter, for example thanking someone for something.
B 1: I can write simple connected text on topics which are familiar or of personal interest. I can write personal letters describing experiences and impressions.
B 2: I can write clear, detailed text on a wide range of subjects related to my interests. I can write an essay or report, passing on information or giving reasons in support of or against a particular point of view. I can write letters highlighting the personal significance of events and experiences.
C 1: I can express myself in clear, well-structured text, expressing points of view at some length. I can write about complex subjects in a letter, an essay or a report, underlining what I consider to be the salient issues. I can select a style appropriate to the reader in mind.
C 2: I can write clear, smoothly-flowing text in an appropriate style. I can write complex letters, reports or articles which present a case with an effective logical structure which helps the recipient to notice and remember significant points. I can write summaries and reviews of professional or literary works.

Kepepet Pake Bahasa Inggris

Posted by admin-ngenglishyuk Jumat, 05 Februari 2010

Kepepet atau terdesak dalam bahasa Jawa. Secara psikologi jika orang sudah dalam keadaan terdesak, maka dia akan melakukan apapun untuk melepaskan tekanan. Ada faktor adrenalin disitu. Adrenalin memicu kinerja tubuh menjadi meningkat, ditandai dengan naiknya frekuensi detak jantung dan keluar keringat dingin. Makanya, orang kalo uda kepepet kadang jadi lebih gesit, cerdas dan lihai.

Seorang teman (WNI) yang pernah bekerja di Filipina bercerita tentang bagaimana dia bisa sedikit bisa bicara bahasa Tagalog. "Minimal harus bisa berterima kasih, ucapan selamat, ato ngajakin dugem. Biar gampang diterima dan bergaul.", demikian katanya. Seorang Pinoy (orang Filipina) menimpali, "If you want to speak Tagalog fast, you should have a Pinoy girl friend". Hmmm...

Dua orang Aussie (orang Australia) diketahui sanggup berbicara bahasa Indonesia dengan baik. Salah satunya bahkan dengan dialek jakarta lengkap dengan "loe-gue" nya. Ternyata mereka pernah 5 tahun di jakarta. Seorang bos asli Amerika bahkan pernah memarahi sopir kelahiran Tanjung Pinang dengan bahasa Melayu. Ternyata pernah tinggal di Batam selama 3 tahun. Sebenarnya ini bukan fakta yang baru dan mengejutkan. Snouck Hurgronje (1857-1936) diketahui bisa berbahasa Arab karena pernah tinggal di Mekah. Dan sebagai konsultan pemerintah Belanda untuk perang Aceh, konon kabarnya Meneer Snouck juga menguasai bahasa Aceh.

Beberapa kali di mailing list FEC muncul curhat pengen berbahasa Inggris dengan baik. Ada yang mengeluh uda bertahun2 belajar, tapi sering blank kalo ngobrol. Ada yang ga ngerti harus ngomong bagaimana dalam bercakap2. Ada yang ga yakin penggunaan dengan benar. Dan sebagainya dan lain-lain. Kira2 apa yang membuat mereka ini, bapak-bapak dan ibu-ibu, harus mengeluh yang 'tidak perlu'. Ya, tidak perlu. Jaman saya kuliah, sejak SMP hingga SMA dijejalin bahasa Inggris. Ngapain kok ga bisa2? Bahkan ga yakin akan kemampuannya? Apa yang salah? Posting ini tidak membahas peranan pemerintah melalui program pendidikannya. Tapi, bagaimana menunjukkan peran diri sendiri dalam meningkatkan kemauan.

Contoh pada paragraf 2, menunjukkan power of kepepet dari masing2 orang. Saya juga mengerti ada lebih banyak bule yang punya 'girl friend' orang lokal, bahkan istri sah, dan tetap tidak bisa berbahasa lokal. Beberapa diantaranya mengaku tidak mau belajar. Sulit, katanya. "So I can stay calm when my wife is making noise. Because I don't understand". Hahaha...tricky sih.
Dari contoh diatas pula kita bisa menarik kesimpulan sementara. Lingkungan dimana anda berinteraksi itu sangat-sangat berpengaruh. Bayi dari ras apapun kalo ditaruh di Batam, niscaya pasti bisa berbahasa Melayu. Jadi lingkungan memegang peranan 60-80% dari kemampuan berbahasa seseorang. Sedangkan sisanya 20-40% adalah kemauan. Kalo uda niat ga mau, ya...ga akan bisa. Berdasarkan perkiraan diatas (ya, saya kira2 seenak udelku :p), berarti anda harus kepepet dulu untuk bisa belajar dengan cepat dan (ga terlalu) mudah. Dan itu berarti anda harus 'nyemplung' (jw: terjun) ke lingkungan yang menggunakan primary language, bahasa Inggris. Sesuai dengan pepatah bijak Melayu (eh..ato Minang ya?), "Dimana tanah dipijak disitu langit dijunjung".

Cara paling gampang untuk mudah berbahasa inggris adalah anda harus pergi ke negara yang bahasa utamanya adalah bahasa inggris. Penyebab utamanya adalah anda harus bisa survive di sana. Untuk makan saja, anda harus ngomong pake bahasa Inggris. Kalo anda makan 3 kali sehari, ya...belajarnya 3 kali sehari. Belum lagi kalo berinteraksi dengan orang lain. Alhasil, kalo anda ga mau ato malu, bisa mati kelaparan. Hehehe...lebay sih. Kemahalan ya?

Ok, gimana kalo anda harus bekerja di perusahan multinasional yang korespondensinya menggunakan bahasa inggris? Anda juga harus survive untuk mengerjakan tugas dengan baik dan benar. Apalagi jika kolega dan bos anda adalah expat dan tidak mengerti bahasa Indonesia, pasti anda bakal mati2an berusaha bisa. Jika anda keukeuh untuk menggunakan bahasa lokal dan tidak mau belajar, alhasil anda juga susah berprestasi. Beberapa teman saya bisa menguasai bahasa Inggris dengan baik dengan cara ini. Belum tentu bisa diterima di perusahan itu ya?

Ok, gimana dengan anda datang ke klub bahasa inggris? Ini uda paling gampang loh. Bertemu dengan teman2 yang sama2 belajar. Anda bisa saling mengkoreksi. Kalo sama2 tidak paham ato tidak nyambung, ya boleh dicampur2 pake bahasa Indonesia. Ada seorang teman yang berhasil berangkat ke Jepang melalui program pertukaran pelajar dan melatih bahasanya melalui cara ini. Belum tentu ada ya? Ini bisa disiasati denga ngumpul sama teman2 sendiri. Praktekkan saja obrolan di film2 kalo bingung materinya. Ato, susah ngatur waktunya ya?

Ok, gimana kalo anda belajar sendiri? Murah, privat dan bebas kapan mau belajar. Ada banyak buku yang bisa dibaca, quiz online yang bertebaran di internet, film yang bisa digunakan sebagai referensi. Tinggal dimantapkan saja kelemahan2 anda. Ini artinya anda harus mem-push diri anda sendiri. Dan, itu yang sangat susah. Melawan diri sendiri.

Kalo uda gini...alasan apalagi nih? Kalo alasannya malas, ya sudah ga akan bisa. Kalo alasannya malu, engga telanjang kok malu. Xixixi...

*Les? Asumsi saya kalo les berarti punya duit dan waktu. Berarti ndak kepepet*

10 Tips Mengingat Vocabulary English secara efisien

Posted by Rizqi Kamis, 15 Oktober 2009

Susah kan menghafalkan kosakata baru? Apalagi itu kata2 itu terdengar baru dan jarang terdengar. Kadang bikin frustasi juga ketika berusaha mengungkapkan pendapat, tapi kosakata terbatas. Seseorang yang punya kosakata terbatas, cenderung mengulang “mmm….” ato diam sebentar sehingga antusiasme pendengar juga cepat hilang. Duh, padahal ide yang anda tawarkan mungkin bernilai berlian jika diterangkan dengan bahasa ibu, Bahasa Indonesia ato Jawa.

Berikut ini ada 10 tips cara mengingat kosakata baru secara efisien. Sengaja saya tampilkan sesuai bahasa aslinya untuk menerapkan tips #10, observe new word while reading. Hope it's useful for you.

Connect: It's easier to memorize words based on a common theme. Make your own connections between words and possibly organize them in a spider diagram.

Write: Practically using vocabulary can help it stick in your mind. Write sentences with new vocabulary words or compose a story using a group of words or expressions.

Draw: Expose the artist in you by drawing pictures related to the words you study. Your drawings can help trigger your memory in the future.

Act: Get your moves on by acting out words and expressions you learn. Or, imagine and act out a situation where you would need to use them.

Create: Design flashcards in English and study them in your spare time. Each week make new ones, but continue to review all of them.

Associate: Assign different colors to different words. This association will help you recall vocabulary later.

Listen: Think about other words which sound similar to the words you're learning, especially complex words. Associate the other words with this new word to help you remember the pronunciation.

Choose: Remember that topics that interest you will be easier to learn. Therefore, carefully select words that you will find useful or interesting. Even the process of making the choice is a memory aid!

Limit: Don't try to memorize the dictionary in a day! Limit yourself to 15 words per day, and you'll gain confidence instead of feeling overwhelmed.

Observe: Keep an eye out for the words you're studying when reading or listening to English.

Bantuan Pencarian..

Twitter Updates

Twitter Updates

    follow me on Twitter

    Entri Populer

    Sumbang Dong...

    Banner

    Word of the Day

    Word of the Day

    Pengikut

    Find us on Facebook

    Recent Posts

    Recent Comments

    IT'S STILL UNDER CONSTRUCTION.

    BELIEVE ME.

    IT'S STILL UNDER CONSTRUCTION.

    You may see this site change regularly. I tested my coding skill to give you nice looking blog. And also, push my satisfaction to the limit.

    The articles?
    If you like, thank you.
    If you love it, I love you

    If you don't, please submit your comments.
    Appreciate your constructive ideas.

    ^_^

    You can contact me at ngenglishyuk[at]gmail[dot]com